oleh

4 Fakta Pinjol Ilegal Penyebar Foto Vulgar Nasabah Dibekuk

Slot SimakNews.com – 4 Fakta Pinjol Ilegal Penyebar Foto Vulgar Nasabah Dibekuk,

Online – Kasus pinjaman online (pinjol) ilegal Rp Cepat amat meresahkan. Bagaimana tidak, pinjol ilegal tersebut menyebar foto vulgar nasabah.

Pada Kamis (17/6/2021), pinjol Rp Cepat dibekuk Bareskrim Polri. Polri menangkap para pelaku pinjol ilegal ini.

“Aplikasi Rp Cepat ini tidak ada izinnya. Secara legalitas, perusahaan ini tidak ada izinnya. Ternyata, para tersangka ini berpindah-pindah, & terakhir berpindah ke Jakarta Barat,” mengatakan Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) Bareskrim Polri, Kombes Whisnu Hermawan Februanto.

Berikut 4 fakta kasus pinjol ilegal Rp Cepat:

1. Lima Pelaku Pinjol Ilegal Dibekuk

Kelima tersangka yg sudah berhasil ditangkap berinisial EDP, BT, ACJ, SS, & MRK. Sementara dua orang lainnya yg merupakan WNA berinisial XW & GK. Pencekalan sudah diajukan ke Ditjen Imigrasi.
Kasus ini bermula ketika pelapor meminjam uang ke Rp Cepat sebesar Rp 1,7 juta. Rp Cepat menyetujui Rp 500 ribu, sementara uang yg diterima pelapor cuma Rp 295 ribu.

Lima tersangka & masih ada dua lagi DPO yg diduga adalah warga negara asing (WNA),” ujar Whisnu.

2. Korban Pinjol Ilegal Dirundung

Whisnu menjelaskan, beberapa korban juga kena ‘bully’ oleh Rp Cepat dengan berbagai macam teror untuk mengembalikan uang.

“Sampai ada yg stres akibat pem-bully-an oleh pinjaman yg tidak benar ini,” ujarnya.

3. Pinjol Ilegal Sebar Foto Vulgar

Pinjol ilegal Rp Cepat kerap menyebarkan foto vulgar untuk menagih para nasabah. Foto tersebut disebar ke teman hingga keluarga nasabah.
“Ada beberapa korban yg cuma meminjam uang beberapa ribu saja, kemudian diteror dengan foto-foto yg vulgar dengan menginformasikan ke teman-teman, keluarganya (melalui medsos),” ujar Whisnu.

Whisnu menyampaikan pelaku pinjol dapat mendapatkan foto vulgar nasabah dengan cara mengakses data pribadi milik korban. Data pribadi tersedot ketika nasabah mengerjakan pendaftaran untuk mengajukan pinjaman di aplikasi.

Lebih lanjut, mengatakan Whisnu, banyak korban yg stres dengan modus tersebut. Terlebih, Rp Cepat mematok kembang yg tinggi kepada uang yg dipinjam nasabah sehingga mereka kesulitan membayar.

“Ada yg hingga stres akibat pinjaman yg tidak benar ini,” ucap Whisnu.

4. Bunga Pinjol Ilegal Tinggi

Berdasarkan promosi dari Rp Cepat, peminjam memiliki waktu 91-100 hari untuk mengembalikan pinjaman. Nyatanya, pelapor yg juga peminjam ini sudah ditagih dengan suku kembang mencapai 41% walau baru 10 hari meminjam.

Akibat perbuatannya itu, para tersangka dijerat dengan Pasal 30 juncto Pasal 46 dan/atau Pasal 32 juncto Pasal 48 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan/atau Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf f UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang proteksi konsumen dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 3 atau Pasal 4 atau Pasal 5 atau Pasal 6 atau Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan & Pemberantasan TPPU.(detiknews.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *