Home hukum Viral Aparat Tembak Pelaku Curanmor Jarak Dekat, Kapolres Lamtim Berikan Penjelasan

Viral Aparat Tembak Pelaku Curanmor Jarak Dekat, Kapolres Lamtim Berikan Penjelasan

1,086
0
SHARE
Viral Aparat Tembak Pelaku Curanmor Jarak Dekat, Kapolres Lamtim Berikan Penjelasan

Keterangan Gambar : Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro

Sukadana,(SN)-Kapolres Lampung Timur AKBP Taufan Dirgantoro berikan statmen terkait berita viral penembakan yang di lakukan oleh aparat kepolisian Lampung Timur terhadap tersangka pelaku atas nama MYA (24) tersangka pencurian motor yang tertangkap di Marga Tiga Lampung Timur dan akhirnya tersangka meninggal dunia.

Saat di temui di Mapolres Lampung Timur (7/7/2019), AKBP Taufan Dirgantoro di dampingi Kasat Reskrim menjelaskan, "Pelaku memang adalah target operasi kepolisian Lampung Timur. Saat tersangka tertangkap massa di jalan raya kecamatan Marga Tiga, dia melakukan perlawanan dengan membawa sepucuk Senjata Api rakitan lengkap dengan amunisinya" kata Kapolres.

Di katakanya juga, tindakan tersebut  sudah sesuai setandar operasi penanganan (SOP), apabila pelaku kejahatan membawa senjata api atau senjata tajam yang mengancam keselamatan jiwa masyarakat atau petugas kepolisian dilapangan.

Berawal dari kejadian pencurian sepeda motor di areal parkir minimarket di Kecamatan Sekampung pada sabtu sore (6/7) lalu yang di lakulan oleh MYA bersama temanya. Berdasarkan laporan masyarakat dan hasil rekaman CCTV petugas langsung melakukan pengejaran hingga ke wilayah Kecamatan Margatiga.

MYA adalah warga Desa Gunung sugih Besar, Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur. Sempat di bawa kerumah sakit untuk menjalani perawatan akibat luka tembaknya, namun nyawa MYA pada minggu pagi (6/7)) tak tertolong akhirnya tewas di RS Sukadana.

Mengenai tanggapanya tentang berita salah seorang anggota Polres Lampung Timur yang tinggal di Kecamatan Margatiga menembak tersangka dari jarak dekat, "Hal itu dilakukan karena khawatir pelaku menjadi korban amuk massa. Tindakan itu merupakan Diskresi atau suatu wewenang menyangkut pengambilan suatu keputusan pada kondisi tertentu atas dasar pertimbangan dan keyakinan pribadi seorang anggota kepolisian" jelas AKBP Taufan Dirgantoro.

Kapolres Lampung Timur mengakui tindakan penembakan terhadap tersangka yang dilakukan petugas tersebut sedang ditangani oleh Propam Polda Lampung. Saat ini Tim Propram Polda Lampung sudah berada di Polres Lampung Timur untuk menginvestasi atau penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.(@nd)