Home sosial Sertu Boimin Bersama Perangkat Desa Cek Korban Puting Beliung

Sertu Boimin Bersama Perangkat Desa Cek Korban Puting Beliung

22
0
SHARE
Sertu Boimin Bersama Perangkat Desa Cek Korban Puting Beliung

Lampung Timur (SN)

Bintara Pembina Desa (BABINSA) Koramil 429-09/Way Jepara Kodim 0429/Lamtim Sertu Boimin bersama perangkat Desa cek korban puting beliung yang terjadi kemaren sore Pukul 16:00 WIB (Sabtu, 11/1), di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (12/01/2020).

Turut hadir dalam pengecekan Kades Sumur Bandung Sahril, Sekdes Solihin serta para dewan guru SD Negeri 1 Sumur Bandung, Korwil dinas pendidikan (PGRI) Wilayah Way Jepara bersama Tim TKSK Way Jepara Junedi.

Akibat kejadian puting beliung tersebut Dua (2) rumah warga rusak dibagian atapnya berupa asbes dan genting berhamburan,  yaitu rumah Samsir (57) dan Hasanudin (60) yang keduanya merupakan warga Dusun 6 Desa Sumur Bandung.

Satu (1) Sekolah Dasar Negeri 1 Sumur Bandung juga mengalami rusak dibagian atap dan plafonya yakni ruangan belajar dan ruang kantor, Total kerugian materil dua rumah dan Satu Sekolahan diperkirakan tidak mencapai puluhan juta sedangkan untuk korban jiwa dipastikan nihil.

Pada kesempatan tersebut Sertu Boimin mengatakan "Saya selaku Babinsa sudah berkoordinasi dengan perangkat Desa untuk mengecek rumah warga yang terdampak akibat angin puting beliung, dengan harapan bisa segera mengambil tindakan, salah satunya Sekolahan mengingat besok Siswa masuk sekolah mungkin harus diutamakan untuk segera diperbaiki supaya tidak mengganggu proses belajar mengajar".

"Saya juga menghimbau kepada seluruh warga dalam rangka menyikapi cuaca ekstrim ini yang tempat tinggalnya dekat dengan pohon hendaknya segera ditebang guna menghindari hal-hal yang akan lebih merugikan" ucapnya.

Sementara Kepala Sekolah SD Negeri 1 Mariyati menyampaikan "Kami dari pihak sekolah besok (Senin 13/1/2020) akan tetap melaksanakan proses belajar mengajar karena yang rusak hanya dua lokal kelas dan ruangan guru, sistemnya mungkin belajar pagi dan sore karena dua lokal yang rusak belum kita perbaiki masih menunggu informasi lebih lanjut dari Dinas pendidikan Kabupaten Lampung Timur "pungkasnya. (@k/Tarmuji)