Home Desa Kemarau, Ratusan Hektar Sawah Gunung Pelindung Terancam Gagal Panen

Kemarau, Ratusan Hektar Sawah Gunung Pelindung Terancam Gagal Panen

148
0
SHARE
Kemarau, Ratusan Hektar Sawah Gunung Pelindung Terancam Gagal Panen

Keterangan Gambar : Keadaan Sawah di Desa Negri Agung kecamatan Gunung Pelindung Lampung Timur

Gunung Pelindung,(SN)-Musim kemarau  yang melanda di kabupaten Lampung Timur membuat ratusan hektar sawah didesa Negri Agung Kecamatan Gunung Pelindung terancam gagal panen karena kekeringan dan kekurangan stock air.

"Kurang lebih sekitar 400 Hektar sawah yang ada di Negri Agung kekurangan air. Sementara stock air di daerah tersebut terbatas, dan sawah tersebut berstatus sawah Tadah hujan"jelas Siswanto camat Gunung Pelindung setelah meninjau titik lokasi.

Dikatakan juga selain desa Negri Agung, ada sebagian didesa Pelindung Jaya. Menindaklanjuti hal tersebut, bertempat di BPU kecamatan, Forkopimcam bersama Gapoktan dan KPD PU setempat melakukan musyawarah untuk membahas solusinya, selasa (10/9/2019).

Hartoyo selaku KPD PU menjelaskan, bahwa daerah kecamatan Gunung Pelindung adalah daerah tadah hujan, yang artinya sementara ini belum mempunyai irigasi.

"Untuk sekarang, kita sedang memicu irigasi dari kecamatan Jabung yang saat ini sudah sampai di Mulyosari. Oleh karena itu kita tunggu cukup atau tidak jika di salurkan ke daerah kita," katanya.

Dalam hal ini, P3A dari lima Desa yang ada di Gunung Pelindung yang belum memiliki badan hukum hanya Desa Pempen Dan  Desa Nibung.

"Oleh sebab itu saya menghimbau pada P3A di kecamatan Gunung Pelindung yang belum memiliki badan hukum, untuk segera membuatnya. Supaya pembangunan saluran air bisa segera di ajukan, nanti Forkopimcam dan KPD PU siap untuk membantu," jelasnya.

Dalam musyawarah, 5 Gapoktan kecamatan Gunung Pelindung mengajukan usulanya, setelah di saring dan di timbang menghasilkan  putusan, yakni dengan sistim membagi air dengan hitungan hari.

"Air yang ada di embung ini kita bagi. 4 hari untuk di buka, dan 4 hari di tutup, untuk mencukupi kebutuhan air di sekitar daerah ini" tegas camat siswanto.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Gunung Pelindung Nelson Siahaan menghimbau kepada masyarakat agar tidak ada keributan di antara petani, apa lagi sampai ke tindak pidana.

"Saya menghimbau, agar tidak ada keributan  antar petani, dan apa lagi sampai melakukan tindak pidana. Kami siap melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat" papar Kapolsek.

Hadir dalam musyawarah tersebut Camat Gunung Pelindung Siswanto, S.Sos.,M.Si, Kapolsek Gunung Pelindung Iptu Nelson Siahaan SE beserta jajaranya, Babinsa Serda Abdussalam, Kordinator penyuluh Gunung Pelindung Suhartono, KPD PU Hartoyo, Ketua Gapoktan sekecamatan Gunung Pelindung dan P3A kecamatan Gunung pelindung.(Sn2/Ikhwan)