Home Hukum Explorasi Pasir di Sriminosari Memakan Korban, Pemilik Lahan Berdamai

Explorasi Pasir di Sriminosari Memakan Korban, Pemilik Lahan Berdamai

134
0
SHARE
Explorasi Pasir di Sriminosari Memakan Korban, Pemilik Lahan Berdamai

Keterangan Gambar : Perjanjian damai antara keluarga korban dan pemilik lahan pasir

Labuhan Maringgai,(SN) - Explorasi pasir didesa Sriminosari Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur memakan korban jiwa. Pekerja atas nama Ahmadi warga Desa Sriminosari meninggal dunia di lokasi saat bekerja, tertimpa batang Sawit yang disekitarnya sedang di lakukan penyedotan, terjadi  Rabu sore (9/10).

Karena itu adalah musibah, pihak pemilik explorasi pasir yakni Huda (43) warga kecamatan Pasir Sakti melakukan musyawarah perdamaian kepada keluarga korban (alm. Ahmadi red). Di wakili orang tua korban Ramijo (83), dilakukan mediasi agar tak ada masalah penuntutan perkara itu.

Mediasi tersebut di lakukan di Balaidesa Sriminosari, (10/10/2019). Dan dilakukan perjanjian diatas materi dikedua belah pihak dan diketahui kepala desa Sriminosari Jamhari.

"Perjanjian dilakukan oleh pihak keluarga korban dan pemilik lahan pasir, agar tak ada masalah kedepan nanti. Terkait permasalahan explorasi pasir saya tidak tahu menahu masalah perizinannya itu"kata Jamhari saat di sambangi awak media.

Menurut Kades Jamhari, dia hanya menengahi permasalahan saja. Terkait expllorasi pasir yang ada di wilayah desanya dia menjelaskan bahwa saat ini memang masih ada kegiatan tersebut. Tetapi dia tidak bisa menindak tegas permasalahan itu, karena kepolisianlah yang lebih mempunyai wewenangnya.

Saat awak media meminta penjelasan kepada Huda pemilik penambangan pasir yang telah merenggut nyawa pekerjanya itu dan juga mengenai aktifitas Explorasi pasir yang notabene tanpa adanya perizinanan, dia tak menanggapinya, hanya pergi berlalu begitu saja.(@ND)