Home hukum Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Lampung Timur, Ini Barang Bukti yang Dibawa

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Lampung Timur, Ini Barang Bukti yang Dibawa

1,517
0
SHARE
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Lampung Timur, Ini Barang Bukti yang Dibawa

Keterangan Gambar : Barang Bukti Yang di Bawa Oleh Densus 88 saat penagkapan FF di Rumah Mertuanya di Desa Srimenanti kec Bandar Sribhawono Lamtim

Bandar Sribhawono,(SN)-Warga Dusun 2 Desa Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur FAF (21) di tangkap Datasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri. Penangkapan itu di duga keterkaitan FAF dengan jaringan Teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD).

Menurut beberapa saksi mata, FAF di tangkap sekitar jam 10.00 wib (21/11/2019), di saat dia akan berangkat bekerja bersama mertuanya sebagai pekerja intalasi listrik.

FAF adalah bukan asli warga setempat. Sebelumnya adalah tinggal di Tanjung Priok Jakarta Utara. Di Lampung Timur FAF sebagai menantu Siswoko (43), yang menikahi putrinya kemudian tinggal di Lampung Timur sejak 1,5 bulan lalu.

Menurut Siswoko, penangkapan FAF saat dirinya hendak berangkat bekerja mobil yang mereka tumpangi di cegat oleh dua mobil Hilux dan Hiunday lalu turun 4 orang berpakaian preman meminta keduanya turun dari mobil.

”Mereka mengatakan dari Densus 88 mabes Polri dan mendapat perintah menangkap FAF karena di duga ikut terlibat jaringan JAD” ujar Siswoko. 

Selanjutnya rumah Siswoko di lakukan pengeledahan. Anggota tim Densus 88 Mabes Polri membawa Dua buah Kartu keluarga, Surat pindah a/n FAF, satu buah kotak bekas handphone, Dua foto copy KTP a/n FAF dan NGR (Istri), Dua buah flas disk, satu buah tape, empat buah buku masing masing berjudul  "Shalat Sunah, Shalat Khusyuk, Rosulullah My Soul mate, dan  Abu Bakar Ash shidiq, sebagai barang bukti.

Selanjutnya FAF langsung dibawa oleh tim Densus 88 menuju arah Bandar Lampung.

"Yang dibawa polisi bukan Handphone tapi kotak Handphone yang sudah lama, dan buku buku tentang Shalat" jelas Siswoko.

Pengeledahan juga disaksikan oleh Ketua Rt dan Kepala Dusun setempat, tidak ada bahan peledak hanya KTP dan buku yang biasa di jual bebas di toko toko buku.

"Itu buku  tentang pedoman shalat sunah dan kecintaan kepada Rosululloh, tidak ada buku tentang Jihad seperti yang diberitakan oleh medialain. Silahkan tanya ke RT dan Kepala Dusun yang ikut menyaksikan pengeledahan tersebut " jelas Siswoko.

Warga mengaku kaget dengan adanya berita penangkapan itu. Menurut Maimin Tokoh Masyarakat setempat, keluarga Siswoko adalah warga yang baik begitu juga menantunya FAF.

“Sepengetahuan kami mereka keluarga orang baik, sopan santun dan juga ramah terhadap warga disini. Sedangkan FAF selama ini ikut bekerja dengan mertuanya sebagai pemasang Instalasi Listrik dan tidak ada yang mencurigakan. FAF anaknya rajin ibadah sering ke masjid dan bergaul layaknya warga yang lain” kata Maimin.

Pernyataan Maimin juga diamini oleh Kepala Desa Srimenanti Sunardi.

”Benar FAF merupakan menantu Siswo adalah warga kami yang ada di Dusun 2 Srimenanti. Sepengetahuan kami keluarga mereka tidak pernah terlibat masalah kriminal atau bermasalah dengan Negara, kami malah dapet kabar dari pak Danramil Sribhawono dan saya langsung ke lokasi kediaman yang bersangkutan, Namun saya sendiri belum jelas apa masalahnya” kata Sunardi.(Sn2)