Home Seni & Budaya Deklarasi 9 Etnis Suku Lampung Timur Wujud Persaudaraan dalam Kebhinekaan

Deklarasi 9 Etnis Suku Lampung Timur Wujud Persaudaraan dalam Kebhinekaan

79
0
SHARE
Deklarasi 9 Etnis Suku Lampung Timur Wujud Persaudaraan dalam Kebhinekaan

Keterangan Gambar : Para Tokoh adat sembilan etnis suku bersama Bupati Lampung Timur dan Forkopimda

Sukadana(SN)-Sembilan Etnis yang terdiri dari suku Lampung, Jawa, Bali, Banten, Minang, Palembang, Bugis, Batak dan Sunda bersama sama tanda tangani deklarasi persaudaraan, sebagai wujud persatuan, kebersamaan dalam kebhinekaan di Bumi Tuwah Bepadan.

Hal ini adalah penegasan dan sosialisasi ikatan persaudaraan atau Muwagei antara 8 etnis (Jawa. Bali. Sunda. Minang, Palembang , Bugis. Banten dan Batak) dengan Masyarakat adat Lampung. Melalui media atau perantara seni dan budaya, Sebab seni merupakan bahasa yang paling sederhana dan dapat difahami nilainya oleh semua etnis.

Bertempat di Lapangan Unyi Kecamatan Sukadana kabupaten Lampung Timur, minggu (25/8/2019). Hadir Bupati Zaiful Bokhari yang di dampingi Putri Ernawati, Asisten 2 Junaidi, Kepala Kesbangpol Sahrul Syah, Dandim 0429/Lamtim Kol CH Prabowo, Kapolres Lampung Timur yang di wakilkan Wakapolres Kompol Suparman, Forkopimda dan seluruh Tokoh adat Lampung Timur dari 9 etnis.

Dalam sambutanya, Bupati lampung Timur Zaiful Bokhari mengatakan, melalui acara budaya kebangsaan kiranya mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa bangsa Indonesia adalah Bhinika Tunggal Ika. 

"Semua budaya yang ada di Lampung Timur adalah peninggalan leluhur yang harus di pertahankan. Saya selaku pimpinan Daerah Harus bisa berdiri tegak di tengah semua suku yang ada di lampung Timur ini" kata Zaiful menegaskan.

"Mari seluruh etnis yang ada diLampung Timur ini, bersama kita bergandengan tangan untuk membangun Lampung Timur yg lebih baik. Karena semua harapan kedepan ada di pundak kita semua" tegasnya.

Untuk diketahui bahwa, ikatan persaudaraan atau Muwaghei ini telah di lakukan setahun sebelumnya. Delapan etnis pendatang dari berbagai daerah yang tinggal di Kabupaten Lampung Timur telah mendapatkan gelar adat yang diberikan oleh masyarakat asli Lampung, di halaman depan kantor pemkab yang di fasilitasi oleh Badan Kesbangpol.

Berbagai Tarian di persembahkan oleh 9 etnis dalam festival Budaya tersebut. Diantaranya Tari Gurau Kembang Teloe dari Etnis Lampung, tari Piring dari etnis Minang, tari Cendrawasih dari etnis Bali, Tari Totor dari etnis Batak, tari Sriwijaya dari etnis Sumatera Selatan, Tari Jaipong dari etnis Sunda, tari Bandrong dri etnis Banten, tari Pakarena dari etnis Bugis dan Reog Ponorogo dari etnis jawa.(Sn2/@nd)