Tas Sangkek, Produk Bank Sampah Bina Umat Sejahtera Diburu Banyak Konsumen

Oleh Tedi 14 Sep 2017, 17:05:15 WIBSeni & Budaya

Tas Sangkek, Produk Bank Sampah Bina Umat Sejahtera Diburu Banyak Konsumen

Tas Sangkek, hasil kreatifitas dai Bank Sampah Bina Umat Sejahtera yang terbuat dari botol bekas


Simaknews.com, Sukadana – Barang bekas atau sampah (non organik), sering dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang.  Bahkan dikota-kota besar, sampah justru menjadi masalah pencemaran lingkungan yang tak kunjung beres penyelesaianya. Namun hal berbeda justru terjadi di Desa Sukadana Ilir II, Kecamatan Sukadana, Lam-Tim.

Disana, sampah justru dijadikan menjadi bahan dasar untuk diolah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi. Ya, berkat adanya Bank Sampah Bina Umat Sejahtera, kini masyarakat Sukadana khususnya di Desa Adiluhur berbondong-bndong membawa sampah (non organic) untuk ditabung di Bank Sampah. Siapa sangka sampah yang tadinya hanya menjadi barang yang tidak berguna, dapat disulap menjadi bahan bernilai guna melalui tangan tangan kreatif pegiatnya.

Saat ditemui oleh tim medsos kominfo, Ahmad Ulin Nuha, ketua bank sampah mengaku sangat optimis bahwa bank sampah yang dibinanya kini akan mendapat respon positif oleh masyarakat.

“Saat ini, sudah 4 Sekolah, 2 apotik dan 20 warga yang ikut nabung di bank sampah. Dan kedepan, saya yakin para nasabah akan terus bertambah jika sudah mengenal bank sampah itu sendiri”, ujarnya saat diwawancara, Selasa (12/09)

Dalam keseharianya, Bank Sampah Bina Umat Sejahtera melakukan pembinaan kepada beberapa orang untuk dapat mengolah sampah menjadi barang yang dapat bernilai jual. Saat ini,  baru 5 orang yang di didik untuk mengolah sampah, sebab masih sedikit barang sampah yang didapatkan.

Bank sampah ini baru berdiri April yang lalu. Sejak didirikan, misinya adalah mengolah sampah menjadi barang kerajinan. Selain mengurangi kebiasaan buruk masyarakat yang membuang sampah sembarangan, tujuanya adalah untuk memberdayakan ibu-ibu rumah tangga agar berkreasi mengolah barang bekas menjadi produk kesenian yang bernilai jual.

Sekarang, Kerajinan yang dihasilkan, pemasaranya baru tahap rumahan, belum sampai dijual di pasar atau grosiran. Produk unggulannya adalah Sangkek (tas) yang terbuat dari tutup minuman air mineral gelas. Tas Sangkek banyak sekali peminatnya. Selain bentuknya yang unik, tas dari botol bekas itu juga kuat untuk membawa barang-barang.

Selain mengolah barang bekas, Bank sampah milik Pak Ahmad juga mempunyai produk unggulan lain, yaitu tabungan Idul Fitri. Dimana para nasabah (penabung sampah) dapat menyimpan pundi-pundi uangnya dengan menyetorkan sampah-sampah yang masuk dalam kategori dapat di daur ulang. Kemudian dapat mengambilnya dalam setahun mendatang, jelan hri raya Idul Fitri.

“Saya berharap langkah saya dan teman-teman ini dapat mengubah pola masyarakat dalam memandang sampah”, tegas ketua bank sampah tersebut. (Erlian)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Puaskah anda terhadap Pembangunan Lampung timur saat ini?
  masih perlu banyak pembenahan
  puas
  Tidak Puas
  sangat tidak Puas
  Tidak Tau

Komentar Terakhir

  • Jasa Bangun Rumah

    Infonya sangat berguna bagi kami, Thank you. https://jasaseo.website | ...

    View Article
  • Poe Dameron The Last Jedi Jacket

    Thanks a lot for the kind of perfect topic I have not a lot of information about ...

    View Article
  • Eka octalia

    Thanks Simaknews.com .. semakin Jaya ...

    View Article
  • Justice League Jacket in Cheap Price

    Thanks for sharing this wonderful information. I definitely need to inform you that I ...

    View Article