Sambut Muharam, Syuriah Nu Raman Utara Baca Manakib Syeh Ablul Qadir Al-Jaelani

Oleh Tedi 03 Okt 2017, 12:21:07 WIBDunia Islam

Sambut Muharam, Syuriah Nu Raman Utara Baca Manakib Syeh Ablul Qadir Al-Jaelani

Pembacaan Manakib oleh masyarakat Desa Raman Fajar Raman Utara di Masjid setempat


Simaknews.com, Raman Utara – Muharam adalah salah satu bulan yang dimulyakan dalam islam. Bahkan, Muharam mendapat julukan "bulan Allah" (syahrullah). Di bulan pertama dalam hitungan kalender qamariyah ini terdapat anjuran amalan sunah, di antaranya adalah puasa.

Sehingga, tidak sedikit dari tradisi masyarakat muslim diseluruh daerah berduyun-duyun menggelar berbagai macam kgiatan untuk menyambut bulan mulya tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh Syuriah cabang Ranting NU desa Raman Fajar. Menyambut datangnya bulan Muharam, mereka menyelenggarakan Manakiban untuk memperingati Tahun Baru Islam, Senin 1 Oktober 2017.

Manaqiban berasal dari kata ‘manaqib’ (bahasa Arab), yang berarti biografi, kemudian ditambah dengan akhiran ‘an’ (bahasa Indonesia) menjadi manaqiban yang berarti kegiatan pembacaan manaqib (biografi) Syaikh ‘Abdul Qodir al-Jailani, seorang wali yang sangat legendaris di Indonesia.

Manakiban tersebut dilaksanakan di Masjid Jami'atul Mu'minin Dusun III Desa Raman Fajar, yang di hadiri langsung oleh ketua Suryah Cabang Ranting NU Desa Raman Fajar,

Jama'ah yang Hadir dalam kegiatan tersebut kurang lebih ada 50 sampai 70 jamaah laki-laki dan perempuan serta ditambah 10 orang Pengurus Ranting NU.

Manakiban ini diisi oleh Ketua Suryah Cabang NU desa Raman Fajar M. As'ary. dalam ceramahnya menyampaikan kepada para jamaah agar semakin meningkatkan ibadah diawal tahun islam ini.

 "Tahun Baru adalah Lembaran baru yang harus diisi dengan hal baru yang lebih baik dari sebelumnya", pungkasnya.

Masyarakat menyambut baik telah dilakukan kegiatan manakib tersebut. Bahkan, dimasa sekarang kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan dapat menanamkan nilai islami khususnya para pemuda.

"Kami berharap dengan diselenggaranya kegiatan ini akan mengembalikan nilai nilai  Islamiyah yang saat ini mulai memudar khususnya bagi generasi- generasi muda Islam", tegas Budi Santoso salah satu warga setempat yang tenlah mengikuti acara tersebut. (Redi/Tedi)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Puaskah anda terhadap Pembangunan Lampung timur saat ini?
  masih perlu banyak pembenahan
  puas
  Tidak Puas
  sangat tidak Puas
  Tidak Tau

Komentar Terakhir

  • Alat Tukang Kayu

    Biasanya kalau di desa itu masih banyak kayu-kayu berkualitas untuk dijadikan produk ...

    View Article
  • Toko Bunga

    Sebetulnya pasti masih banyak tempat yang bisa dieksplor di lampung selain tamannya, ...

    View Article
  • paper writing service review

    Wonderful article, a bunch of high-quality material. I’m going to point out to my ...

    View Article
  • Atap Rumah

    Semoga segera terealisasi nih janji dari Dinsos. Tapi pembangunan / rehap rumahnya ...

    View Article