Pemuda Hari ini, Pahlawan Masa Depan

Oleh 12 Nov 2016, 11:38:18 WIBOpini

Pemuda Hari ini, Pahlawan Masa Depan

Arief Rifkiawan Hamzah (IKA PMII Unissula)


Hari pahlawan adalah hari dimana kita sebagai umat Islam dan warga negara Indonesia memperingati perjuangan dan mengenang jasa-jasa pahlawan Indonesia yang telah gugur dalam merebut  kemerdekaan Indonesia.

Di Indonesia, peringatan hari pahlawan ditetapkan pada tanggal 10 November. Momentum tersebut harus digunakan oleh seluruh masyarakat terutama pemuda Indonesia untuk menguak perjuangan-perjuangan yang telah dilakukan oleh para pahlawan kita. Pada tahun ini, sudahkah kita mempelajari secara mendalam perjuangan-perjuangan pahlawan kita? Sudahkah kita sebagai pemuda menjadikan para pahlawan sebagai motivator diri.

Kita sebagai umat Islam dan warga Negara Indonesia patut bangga, karena pada 9 November 2016 berdasarkan keputusan presiden No. 90/TK/Tahun 2016 ulama kita KH. As’ad Syamsul Arifin telah didaulat sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah. Apa alasannya kiai KH. As’ad diberi gelar pahlawan nasional? Mari kita belajar sedikit mengenai beliau. KH.As’ad merupakan salah satu tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia, beliau juga termasuk penggerak rakyat dan santri saa pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Selain itu, beliau juga berjihad mencerdaskan rakyat melalui pendidikan dengan menjadi pengasuh PondokPesantren SalafiyahSyafi’iyyah di Situbondo dan memberdayakan masyarakat melalui organisasi dengan jabatannya sebagai Dewan Penasehat PBNU.

Belajar sedikit mengenai KH.As’ad dalam tulisan ini, maka kita bias memahami dalam diri beliau tampak pahlawan yang memiliki jiwa komplit, yaitu jiwa nasionalis, religius, guru, pengasuh dan penggerak. Jiwa-jiwa inilah yang harus ditumbuhkan secara subur kepada para pemuda Indonesia agar mereka menumbuhkan potensi potensi pahlawan di masa depannya.

Jadilah Khalifah Yang Bermanfaat

Dalam Pasal 1 Undang-Undang Republik Indonesia No.40 Tahun 2009 dijelaskan bahwa pemuda adalah “Warga Negara yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enambelas) – 30 (tigapuluh) tahun. Cakupan usia ini sangat luas, karena dalampsikologimenurutMuhibbinsyah(2011: 51-52)usiatersebutmencakupusiaremajadandewasa.

Pemuda yang sedang tumbuh dan berkembang secara psikologis dan fisik sepakat atau tidak sepakat tetaplah akan menjadi pahlawan kita di masa depan kelak.Hal ini merupakan hokum Allah yang telah ditetapkan dalam surah al-Baqarah ayat 30 “…sesungguhnya aku menjadikan di bumi seorang khalifah…, khalifah adalah gelar untuk manusia yang artinya pengganti atau regenerasi, dimana generasi muda menggantikan jabatan atau posisi para generasi tua. Sebagai khalifah di masa depan, maka para pemuda harus menumbuhkan jiwa religious dan nasionalisme sebagaimana KH. As’ad, agar memiliki semangat untuk menjadi pemuda yang bermanfaat bagi orang lain. Dengan kedua hal tersebut, pemuda bias bermanfaat bagi siapa pun dan dalam bidang apapun tanpa mengeluh.

Untuk menjadi bermanfaat bagi orang lain, seorang pemuda Indonesia tidak harus menunggu menjadi orang besar atau memiliki jabatan tinggi di kursi pemerintahan. Pemuda Indonesia harus memulai dengan  menjadi orang yang bermanfaat mulai dari sekarang, mulai dari sedini mungkin. Seperti bermanfaat bagi orang tua dan bagi tentangga,  lalu lama-lama bias bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dengan memberikan kemanfaatan kepada orang lain, maka dirinya sudah termasuk pemuda yang memikirkan kehidupan orang lain, masa depan orang lain, dan kesuksesan orang lain. Pemuda seperti ini artinya telah memiliki cikal-bakal sebagai pahlawan di masa depan.

Maka bagi para pemuda saat ini janganlah sungkan sungkan untuk berkecimpung di dunia organisasi, baik keagamaan, kemahasiswaan, kemasyarakatan, dan organisasi lainnya. Melalui organisasi organisasi tersebut seorang pemuda bias bergerak ke hal yang lebih manfaat untuk umat. Seperti halnya KH.As’ad, beliau bisa bermanfaat dalam memberdayakan umat melalui organisasi. Sekalipun demikian, pemuda harus jeli dan pandai dalam memilih organisasi, jangan sampai memilih organisasi yang berideologi radikal.

Pemuda yang bermanfaat bagi orang lain tidak perlu takut merugi, karena dalam hadis nabi dikatakan bahwa “Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang memberikan manfaat kepada manusia lainnya ”. Hadis ini telah diamalkan oleh para pahlawan kita pada zaman dulu, sehingga beliau-beliau bias merebut kemerdekaan dan memberikan kehidupan dan kesejahteraan  bagi rakyat.

Pemuda saat ini didaulat sebagai pahlawan masa depan Indonesia harus selalu belajar dari sejarah bangsa, sejarah pahlawan nasional, dan sejarah agama. Sehingga dalam hatinya tumbuh semangat yang menggelora untuk membangun bangsa.

Penulis : Arief Rifkiawan Hamzah  (IKA PMII Unissula)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Puaskah anda terhadap Pembangunan Lampung timur saat ini?
  masih perlu banyak pembenahan
  puas
  Tidak Puas
  sangat tidak Puas
  Tidak Tau

Komentar Terakhir

  • Jasa Bangun Rumah

    Infonya sangat berguna bagi kami, Thank you. https://jasaseo.website | ...

    View Article
  • Poe Dameron The Last Jedi Jacket

    Thanks a lot for the kind of perfect topic I have not a lot of information about ...

    View Article
  • Eka octalia

    Thanks Simaknews.com .. semakin Jaya ...

    View Article
  • Justice League Jacket in Cheap Price

    Thanks for sharing this wonderful information. I definitely need to inform you that I ...

    View Article