Kembangkan Budidaya Sayuran, Petani Batanghari Beromset 5 Juta Perbulan

Oleh TIM REDAKSI 02 Apr 2017, 09:14:07 WIBDesa

 Kembangkan Budidaya Sayuran, Petani Batanghari Beromset 5 Juta Perbulan

Jasmani (50) seoarang petani cabai saat sedang melakukan penyemprotan di ladang miliknya


SIMAKNEWS.COM - Petani Desa Buanasakti Kecamatan Batanghari Lampung Timur saat ini sedang gencar mengembangkan budidaya sayuran. Mereka menganggap menanam sayuran lebih menguntungkan dibanding dengan tanaman singkong dan jagung.

Hal tersebut dapat dibenarkan, karena saat mereka menanam sayuran hasilnya jauh lebih menggiurkan walaupun perawatannya juga harus optimal. Salah satu petani yang beralih ke budidaya sayuran adalah

Jasmani (50), saat ditemui Minggu 1 April 2017, dirinya tertarik menanam sayuran karena lebih menguntungkan

 “Kalau kita tanam sayuran seperti terong, kacang panjang, cabai hasilnya jauh lebih besar dan setiap hari mendatangkan penghasilan beda dengan tanaman jangka panjang,” ungkap lelaki yang telah menikmati hasil tanaman cabainya itu.

Rata-rata mereka mendapat omset sekitar 4-5 juta perbulannya saat  menanam sayuran, sedangkan jika menanam tanaman jangka panjang hasilnya lebih sedikit bahkan ada yang mengalami kerugian juga.

Begitu pula, Irawan (25) salah seorang petani mengaku, dirinya kini mengembangkan budi daya tanaman sayuran untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Namun, ujar dia, biaya pengelolaan tanaman sayuran relatif tinggi, seperti pembelian pupuk organik dan nonorganik juga obat-obatan anti hama.

"Kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan kucuran dana untuk membantu pengembangan usaha budidaya tanaman sayuran," katanya.

Terpisah, Kepala Desa Buana Sakti Tumari (45) mengatakan bahwa di desanya juga sudah dibentuk Gapoktan yang setiap bulannya mengadakan musyawarah untuk mencari solusi ketika ada masalah tentang pertanian terutama kesediaan pupuk dan bibit.

Ia berharap dengan adanya gotong-royong dalam bidang pertanian semacam ini dapat meningkatkan kesejahteraan para petani Desa Buana Sakti.

“Pihak desa akan selalu mendukung dan memfasilitasi setiap acara dan mencarikan solusi ketika ada permasalahan pertanian lewat musyawarah Gapoktan yang rutin dilakukan,” pungkasnya ketika menanggapi pertanian di desanya. (tymu/sn)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Puaskah anda terhadap Pembangunan Lampung timur saat ini?
  masih perlu banyak pembenahan
  puas
  Tidak Puas
  sangat tidak Puas
  Tidak Tau

Komentar Terakhir

  • Alat Tukang Kayu

    Biasanya kalau di desa itu masih banyak kayu-kayu berkualitas untuk dijadikan produk ...

    View Article
  • Toko Bunga

    Sebetulnya pasti masih banyak tempat yang bisa dieksplor di lampung selain tamannya, ...

    View Article
  • paper writing service review

    Wonderful article, a bunch of high-quality material. I’m going to point out to my ...

    View Article
  • Atap Rumah

    Semoga segera terealisasi nih janji dari Dinsos. Tapi pembangunan / rehap rumahnya ...

    View Article